
Wonosalam, Jombang – Mushola Nurul Iman di Dusun Wonosalam, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, menjadi tuan rumah Safari Ramadhan Kak Acun Jilid 7. Acara yang digelar usai shalat tarawih ini dihadiri oleh 45 jamaah yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak. Tema yang diusung kali ini adalah “Anak Pembuka Rezeki”, mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat Allah melalui pendidikan karakter dan refleksi keimanan.
Kak Acun, pemateri utama dalam acara ini, menyampaikan materi dengan gaya interaktif yang khas. Ia berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh semangat, sehingga peserta dari berbagai usia terlibat aktif dalam setiap sesi. Materi yang disampaikan tidak hanya fokus pada keimanan, tetapi juga menekankan pentingnya mensyukuri rezeki yang telah diberikan Allah, salah satunya melalui keberadaan anak.
“Anak adalah salah satu bentuk rezeki terbesar yang diberikan Allah. Melalui mereka, kita diajak untuk lebih bersabar, bertanggung jawab, dan terus berusaha mendidik mereka dengan nilai-nilai Islami,” ujar Kak Acun dalam sesi pemaparannya.
Acara ini bertujuan untuk mengsyiarkan pendidikan karakter serta mengingatkan jamaah tentang pentingnya mensyukuri rezeki dalam berbagai bentuk. Selain itu, Safari Ramadhan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ukhuwah islamiyah di antara jamaah Mushola Nurul Iman.
Salah satu peserta, Ibu Fina, mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti acara ini. “Acara seperti ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengingatkan kita agar selalu bersyukur. Keberadaan anak-anak adalah amanah dan rezeki yang harus kita jaga dengan baik,” tuturnya.
Kegiatan Safari Ramadhan Kak Acun Jilid 7 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi jamaah, baik secara spiritual maupun sosial. Selain itu, acara ini juga menjadi pengingat bahwa setiap rezeki, termasuk keberadaan anak, adalah anugerah yang patut disyukuri dan dijadikan sebagai motivasi untuk lebih dekat kepada Allah.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan di masa mendatang, agar kita semua bisa terus belajar dan mengingat betapa berharganya setiap rezeki yang diberikan Allah,” pungkas Kak Acun menutup acara.



